Pemantauan kerawanan kebakaran gambut dan lahan di Provinsi Kalimantan Timur
Kabupaten/kota paling rawan
—
—
Luas daratan per kelas kerawanan
Titik panas terpantau satelit
—
dalam 24 jam terakhir
Angka kerawanan berkisar dari 0 sampai 300. Angka ini memperkirakan seberapa kering lapisan tanah dan bahan bakar di permukaan, dihitung dari curah hujan dan suhu udara harian. Semakin tinggi angkanya, semakin mudah lahan tersulut dan semakin sulit api dipadamkan.
Angka yang tinggi bukan berarti sedang terjadi kebakaran. Angka ini menunjukkan kesiapan lahan untuk terbakar apabila ada sumber api. Untuk mengetahui apakah ada titik api yang sedang menyala, lihat jumlah titik panas dari satelit.
Saat ini angka dihitung dengan Indeks Kekeringan Keetch-Byram (KBDI) yang diskalakan untuk gambut tropis. Versi khusus gambut, Peat Fire Vulnerability Index, juga memerlukan pengukuran tinggi muka air tanah gambut. Data tersebut belum tersedia secara terbuka untuk Kalimantan Timur, sehingga belum digunakan.
Pilih satu wilayah pada peta atau pada daftar di bawah untuk melihat rinciannya.
Angka tertinggi di wilayah ini
—dari 300
—
Luas wilayah menurut kelas kerawanan
—
Pilih salah satu untuk melihat perkembangan harian dan prakiraannya.
—dari 300
—
—
Prakiraan dihitung dari ramalan cuaca, sehingga ketepatannya menurun untuk hari yang lebih jauh.
Diurutkan dari yang paling luas wilayahnya berada pada kelas Tinggi atau Sangat Tinggi.
| Kabupaten/kota | Tertinggi | Kelas tertinggi | Luas Tinggi ke atas | Titik panas | Luas per kelas |
|---|
Enam belas kawasan gambut yang ditetapkan SK Menteri LHK Nomor 129 Tahun 2017. Gambut yang terbakar dapat menyala di bawah permukaan selama berminggu-minggu.
| Kawasan gambut | Kabupaten | Angka | Kelas | Titik panas | Posisi pada skala |
|---|